Matahari: Dua Jingga dan Senja

Sebuah Review untuk ‘Jingga untuk Matahari’


Judul                     : Jingga untuk Matahari
Penulis                  : Esti Kinasih
No ISBN                : 6020337235
Jumah Halaman     : 448 Halaman
Rating                    : ☀☀☀☀



First, I like to remind you that Jingga Series is my very very favorite series since I’m teenager. So, walaupun sekarang udah lewat 6 tahun sejak terakhir kali saya baca Jingga dalam Elegi, dan dilanda kegalauan yang tak berujung lantaran series ini tak kunjung terbit, Matahari Senja tetap cinta pertama saya. Tetap jadi tipe ideal juga. Untuk itu, saya ingin minta maaf sebelumnya kalau review ini akan sedikit emosional.

Saya sudah menunggu seri ke 3 ini dari tahun 2011, sudah mengikuti PO tapi setelahnya tidak ada kabar lagi. Saya sempat berpikir kalau sebenarnya saya sudah ditipu saat melakukan PO itu. Sudah hopeless sekali, sampai akhirnya iseng baca fanfictionnya dan terus-menerus membaca kembali seri 1 dan 2. Sampai akhirnya, menjelang akhir tahun kabar baik datang menghampiri penggemar seri ini. Jujur, saya super excited dan juga rada takut untuk membaca seri ke 3 ini saat akhirnya novel ini di tangan. Nah, berikut sinopsis Jingga untuk Matahari.

Ari dan Tari menjalani hari-hari penuh pelangi. Tari bahagia karena ternyata Ari cowok lembut dan penuh perhatian. Sedangkan Ari gembira luar biasa ketika mendengar Ata dan mama akhirnya kembali ke Jakarta.

Namun, tanpa Ari ketahui, selama ini Ata menyimpan kepedihan yang membuatnya bertekad melampiaskannya kepada Ari dan papa. Saat itulah Ari menyadari Ada "kisah" yang dia tidak tahu di antara papa dan mama.

Sementara itu, Tari mulai bingung menata hati. Karena pada saat rasa sayangnya untuk Ari semakin tumbuh, Angga muncul lagi dan "nembak" langsung. Sebenarnya, apa yang menjadi alasan Angga begitu dendam pada Ari dan bertekad merebut seseorang yang paling berharga darinya?

"Kalo lo ngincer cewek yang udah punya cowok, rebut dia di depan cowoknya. Jangan di belakang," kalimat Ata itu terus terngiang di benak Angga.

Setelah digantung bertahun-tahun dan saya sampai tidak bisa move on dari si Matahari Senja ini, saya membangun ekspektasi yang setinggi langit untuk kemunculan seri ke-3 ini. Dan saya akui bahwa itu salah satu kesalahan saya karena kalau boleh jujur, saya lebih menyukai seri 1 dan 2.

Buku ke-3 ini membuat saya begitu senang karena pada akhirnya rahasia keluarga si kembar matahari sedikit demi sedikit terbuka. Tapi di sisi lain, sebagai #TeamAri saya begitu sedih karena ternyata kebahagiaan Ari itu hanya dirasakannya sebentar, ada Ata dengan segala dendam dan kepedihannya membayangi Ari, menunggu waktu yang tepat untuk mempersembahkan kepedihan yang sama pada kembarannya.

“Karena keduanya begitu sama dan serupa. Karena keduanya adalah kontras. Ata yang seperti gelombang yang bergulung-gulung menghantam pantai, dan Ari yang tenang seperti aliran landai sebuah sungai.”

Saya beranggapan bahwa Jingga untuk Matahari adalah buku untuk Ata. Mengapa saya mengatakan demikian? Karena dibandingkan dengan kemunculan Ari dan Tari sebagai karakter utama, di seri ke 3 ini Ata lebih banyak mendominasi. Sisi baiknya, kita bisa mengetahui maksud dari ucapan Ata di akhir seri ke 2 tapi romansa antara Ari dan Tari yang digadang-gadangkan akan lebih menarik di seri ke 3 justru sangat sedikit terlihat. Menurut saya, interaksi yang lebih banyak terjadi justru datang dari trio Ari-Ridho-Oji, which is good. Tapi, tetap saya merasa buku ini kurang. Apalagi, buku ini di cut di tempat yang membuat kalian yang sudah menunggu bertahun-tahun akan menghela nafas kesal dan tertarik untuk melemparkan buku ini.

“Tolong jangan tiba-tiba ngga ada. Tolong jangan pergi begitu saja, hilang, dan ngga pernah bisa ditemukan.” –Ari

Overall, novel ini baguuus, karena memang buku kak Esti selalu bagus. Tapi tidak cukup memuaskan jika dibandingkan dengan buku ke-1 dan ke-2, serta lamanya kita menunggu kemunculan novel ini. Kutipan di atas sekaligus mewakili keinginan hati saya yang paling mendalam untuk kak Esti dan Jingga untuk Sandyakala yang rencananya akan terbit akhir tahun ini. Tolong jangan tiba-tiba ngga ada dan membuat pecinta series ini menunggu 6 tahun lagi untuk buku ke-4. Sudah tidak sanggup...

Credit:
Novel diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama
Resentator oleh Obi

Share this:

ABOUT THE AUTHOR

Hello^^ I'm Obi. Welcome to my blog!! I would be happy if you leave comment below. Enjoy your visit^^

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...