Ketika Dua Matahari Bertemu
Sebuah Review untuk
Jingga dan Senja
Judul : Jingga dan Senja
Penulis : Esti Kinasih
No
ISBN : 978-979-22-5431-0
Jumlah
Halaman : 307 Halaman
Rating : ☀☀☀☀
Jingga
dan Senja merupakan sebuah novel Teenlit yang ditulis oleh Esti Kinasih. Novel
ini pertama kali terbit pada Februari 2010 menyusul karya-karya lain dari Esti
Kinasih yang sudah lebih dulu dipersembahkan pada pembaca. Jingga dan Senja
bukanlah novel pertama dari Esti Kinasih yang saya baca. Still adalah novel
pertama yang saya baca dan langsung membuat saya jatuh cinta, lumayan aneh
karena saya membaca Still sebelum membaca Cewek!!! Tapi dari novel inilah saya
mulai berburu novel-novel dari Esti Kinasih.
Saat
menulis review ini, tanpa menghitung angkanya dengan pasti, mungkin saya sudah
membaca Jingga dan Senja untuk kesekian puluh kali sejak novel ini diterbitkan.
Juga, riview ini saya tulis sebagai bentuk kebahagiaan mengenai kabar Jingga
untuk Matahari yang akan segera terbit. Yeay!
Nah,
tidak seperti Cewek!!! dan Still, novel ini menggunakan kehidupan SMA sebagai background dengan tokoh utama bernama
Ari dan Tari. Pada novelnya kali ini, Esti Kinasih membuat kita berimajinasi
tentang betapa indahnya kehidupan SMA jika sosok Ari dan Tari benar-benar ada
dan selalu membuat kehebohan dengan tingkah keduanya. Berikut adalah sinopsis
dari novel Jingga dan Senja.
Tari
dan Ari, dua remaja yang dipertemukan oleh takdir. Selain bernama mirip, mereka
juga sama-sama lahir sewaktu matahari terbenam.
Namun,
takdir mempertemukan mereka dalam suasana “perang”. Ari yang biang kerok
sekolah baru kali ini bertemu cewek, adik kelas pula, yang berani melawannya. Kemarahan
Ari timbul ketika tahu Tari diincar oleh Angga, pentolan SMA musuh.
Angga,
musuh bebuyutan sekolah Ari sekaligus musuh pribadi Ari, langsung berusaha
mendekati Tari begitu cewek itu tak sengaja terjebak dalam tawuran dan Ari berusaha
keras menyelamatkannya. Demi dendam masa lalu, Angga bertekad harus bisa
merebut cewek itu. Memanfaatkan peluang yang ada, Angga kemudian maju sebagai
pelindung Tari.
Ari
yang selama ini dikenal tidak peduli terhadap cewek tiba-tiba saja berusaha
mendapatkan Tari dengan segala cara. Namun, predikat buruk Ari jelas membuat
Tari tidak ingin berurusan dengan cowok itu. Semakin Ari berusaha mendekatinya,
semakin mati-matian Tari menjauhkan diri...
Secara
garis besar, Jingga dan Senja menceritakan tentang kehidupan SMA Tari yang
mulanya biasa-biasa saja menjadi extraordinary ketika seorang kakak kelas berdiri
melindungi dirinya dari sengatan matahari saat upaca bendera. Little bit she
know kalau laki-laki yang membuat dirinya dan teman-teman cewek sekelasnya
terpesona itu adalah sosok yang bernama Ari, kakak kelas 3 yang luar biasa
terkenal karena kenakalannya. Untuk itulah pada akhirnya Tari dan
teman-temannya menyerah pada Ari, demi keselamatan diri mereka.
Namun,
sepertinya takdir telah menyimpulkan ikatan di antara Ari dan Tari. Untuk sebuah
alasan yang keduanya tidak ketahui, takdir mereka bersinggungan dan meskipun
sekuat tenaga menghindar apa yang telah ditetapkan akan tetap terjadi. Awal mula
semua kejadian yang mewarnai kehidupan SMA Tari terjadi ketika dirinya tanpa
sengaja terjebak dalam tawuran antara sekolahnya dan musuh bebuyan mereka. Saat
inilah, mau tidak mau, ikhlas tidak ikhlas, Tari harus ikut terserat dalam
kehidupan Ari dan dendam pribadi yang telah lama Ari dan Angga pendam.
“Jangan
nangis di sini. Jangan tunjukin kekalahan lo.” –Ari pada Tari (Hlm.197)
Segalanya
menjadi semakin rumit ketika Ari tahu nama panjang Tari, Jingga Matahari. Ari yang
memiliki sisi sentimentil pada dua kata itu membuatnya menutup mata dan keras hati,
serta mengklaim bahwa dirinya dan Tari adalah benda dan bayangan karena mereka
berdua sama-sama menyandang kata Matahari di nama mereka, Matahari Senja dan
Jingga Matahari. Ari pikir bagaimanapun caranya Tari harus berada disampingnya.
Romantis tapi cara Ari buat untuk mendapatkan Ari tergolong hardcore.
Yang
membuat cerita ini menarik adalah pemilihan kosa kita yang sangat baik yang
Esti Kinasih tuangkan di dalam novel ini. Selain itu, ada banyak sekali
momen-momen yang bisa membuat kita tertawa terpingkal-pingkal atau hanya
meringis geli, juga momen-momen yang sanggup menguras emosi pembaca. Ketika membaca
Jingga dan Senja, kamu aka menemukan banyak sekali kejutan yang akan membuatmu speechless dan menjadi semakin tidak
sabar untuk sampai pada halaman terakhir buku.
Jika
kalian adalah penggemar karya-karya Esti Kinasih, kalian pasti akan menyadari
ada satu hal yang selalu ada di setiap karya Mba Esti ini. Yap! Selalu ada
cowok-cowok bengal yang ngeselin tapi pengen dipeluk: Alfa, Bima, lalu Ari. Meskipun,
karakter-karakter cowok dalam novel Esti Kinasih selalu membuat jatuh cinta,
tapi menurutku Ari berada di level yang berbeda. Cowok ini luar biasa!!!
Pokoknya, kalau kalian baca novel ini, kalian tidak akan kecewa.
Empat
bintang adalah rating yang aku berikan untuk novel ini, empat setengah
sebenarnya. Hal ini karena menurut saya cerita ini terlalu menggantung, tempat
untuk memotong ceritanya sagat-sangat tidak tepat. Tapi, overall saya sangat
merekomendasikan novel ini: High Recommended!
Nah,
sekian dari saya. Semoga kalian menikmati! ♥
Credit:
Novel diterbitkan oleh PT
Gramedia Pustaka Utama
Resentator oleh Obi
ABOUT THE AUTHOR
Hello^^ I'm Obi. Welcome to my blog!! I would be happy if you leave comment below. Enjoy your visit^^
0 comments:
Post a Comment